Akar penyebab mendengkur adalah penyempitan saluran napas bagian atas dalam rongga hidung dan tenggorokan, yang menyebabkan getaran tidak teratur pada selaput lendir saluran napas bagian atas saat bernapas, sehingga mengakibatkan dengkuran. Jika suara dengkuran terlalu keras, berarti tingkat penyempitan saluran napas berat, dan dapat diperbaiki dengan mengatur posisi tidur, menurunkan berat badan, dan perawatan bedah.
1. Sesuaikan posisi tidur: Lidah yang jatuh ke belakang dalam posisi terlentang dapat menyebabkan penyempitan jalan napas, yang akan menyebabkan dengkuran keras, sehingga disarankan untuk tidur dalam posisi menyamping. Pada saat yang sama, Anda dapat mengatur ketinggian bantal untuk menghindari lidah jatuh ke belakang ketika bantal terlalu rendah, yang akan menyebabkan dengkuran keras.
2. Penurunan berat badan: Jika kelebihan berat badan dapat menyebabkan jalan napas yang relatif sempit, yang dapat menyebabkan dengkuran keras, disarankan untuk menurunkan berat badan melalui olahraga yang tepat.
3. Pembedahan: Beberapa pasien mungkin mendengkur karena pembesaran turbinat hidung, septum hidung yang menyimpang, amandel yang membesar, rongga faring yang menyempit, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengevaluasi apakah akan melakukan pembedahan atau tidak.
Jika mendengkur terlalu keras, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk klarifikasi lebih lanjut tentang penyebab masalah dan kemudian secara aktif bekerja sama dengan pengobatan.