Ada tidaknya kelenjar tiroid pada bayi dapat ditentukan dengan mengukur fungsi tiroid dan USG tiroid. Pada umumnya, bayi memiliki kelenjar tiroid, sementara beberapa bayi yang sangat jarang dapat mengalami defisiensi tiroid bawaan. Kelenjar tiroid, sebagai kelenjar endokrin yang penting pada tubuh, berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan, termoregulasi, dan metabolisme. Ada tidaknya kelenjar tiroid dapat ditentukan dengan USG kelenjar tiroid, pengukuran fungsi tiroid, dan penentuan gejala. 1. Ultrasonografi kelenjar tiroid: Dapat mengetahui nodul tiroid, tekstur, ukuran, dan aliran darah. 2. Pengukuran fungsi tiroid: Jika bayi tidak memiliki kelenjar tiroid, hipotiroidisme biasanya akan terjadi dengan penurunan T3 dan T4 dan peningkatan TSH. 3. Penentuan gejala: Jika bayi tidak memiliki kelenjar tiroid, hipotiroidisme biasanya terjadi, dengan gejala hipometabolik seperti kenaikan berat badan, kehilangan memori dan kretinisme. Kondisi ini dapat diobati dengan mengonsumsi obat seperti tablet tiroid, tetapi penggunaan obat harus di bawah bimbingan dokter.