Sirosis bisa makan labu.
Labu kaya akan vitamin dan serat makanan serta nutrisi lainnya, setiap 100 gram labu mengandung 1 gram protein dan 6,5 gram karbohidrat, yang secara efektif dapat mengisi kembali pasien sirosis dengan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Perlu diperhatikan bahwa meskipun labu kuning enak dan bergizi, pasien sirosis perlu mengontrol dosis asupannya, tidak boleh makan terlalu banyak dalam satu waktu, agar tidak menyebabkan kembung yang memperparah kondisi.
Bagi pasien sirosis, karena kerusakan fungsi hati atau hipertensi portal dan kondisi lainnya, dapat menyebabkan manifestasi varises fundus esofagogastrik, sehingga perlu pengobatan tepat waktu. Selain itu, perlu juga mengontrol pola makan sehari-hari, usahakan menggunakan makanan yang mudah dicerna, memastikan kecukupan kalori dan nutrisi yang lengkap.
Jika pasien sirosis mengalami ketidaknyamanan akibat makan labu, mereka harus segera mencari pertolongan medis.