Strabismus dapat disebabkan oleh kelainan perkembangan bawaan atau faktor yang didapat.
Strabismus adalah kondisi mata yang umum terjadi, di mana kedua mata pasien tidak sejajar satu sama lain, dan ketika satu mata menatap target tepat di depannya, posisi mata yang lain miring. Penyebab strabismus sangat banyak. Kelainan perkembangan bawaan adalah penyebab umum strabismus, dan banyak faktor yang didapat juga dapat menyebabkan strabismus, seperti trauma, lesi neurologis, dan kelainan refraksi.
Bergantung pada arah deviasi, strabismus dapat diklasifikasikan sebagai strabismus internal, strabismus eksternal, strabismus vertikal, dll. Pasien dengan strabismus dapat mengalami ketidaknyamanan seperti penglihatan ganda dan kehilangan ketajaman penglihatan.
Pasien dengan strabismus disarankan untuk mencari konsultasi tepat waktu di rumah sakit untuk menilai kondisi mereka dan menjalani perawatan di bawah bimbingan dokter.