Perdarahan pascapersalinan dulunya merupakan pembunuh pertama wanita dalam persalinan, perdarahan pascapersalinan harus memperhatikan hal-hal berikut: 1, rujukan tepat waktu pada wanita dengan risiko perdarahan yang lebih tinggi, seperti pasien dengan penyakit hematologi dan medis, untuk pasien dengan fungsi pembekuan yang buruk harus segera dirujuk ke rumah sakit tersier untuk persalinan, persalinan setelah persiapan sumber darah, pencegahan perdarahan pascapersalinan dan perbaikan fungsi pembekuan; 2, pengamatan proses persalinan, perpanjangan persalinan yang berlebihan akan menyebabkan kelelahan uterus, kontraksi yang lemah dan Persalinan yang kasar dapat merobek jalan lahir dan menyebabkan perdarahan pascapersalinan; 4. Periksa apakah plasenta dan selaput ketuban masih utuh, jika plasenta dan selaput ketuban sudah keluar semua, risiko perdarahan pascapersalinan akan lebih kecil; 5. Periksa adanya plasenta parietal, beberapa wanita hamil memiliki dua plasenta, yaitu plasenta normal yang besar dan plasenta parietal seukuran daun.