Apa saja gejala sinusitis pterigoid?

Gejala sinusitis pterigoid umumnya meliputi hidung tersumbat, pilek, penurunan indera penciuman, sakit kepala, disfungsi penglihatan, dan gejala lainnya. 1. Hidung tersumbat: bermanifestasi sebagai hidung tersumbat yang menetap pada sisi yang terkena, yang disebabkan oleh pembengkakan dan penyumbatan selaput lendir rongga hidung serta penumpukan sekresi dalam rongga hidung. 2. Hidung meler: sisi yang terkena memiliki sejumlah besar lendir hidung bernanah atau purulen, dan terasa “berdahak”, yang hanya dapat dihirup ke dalam faring dan kemudian dimuntahkan. 3. Penurunan indera penciuman: sekresi yang dihasilkan oleh sinusitis kupu-kupu menyumbat hidung, menyebabkan ventilasi pasien tidak lancar, sehingga muncul fenomena penurunan indera penciuman, tetapi juga menyebabkan hidung tersumbat. 4. Sakit kepala: Selama serangan sinusitis pteroid, sejumlah besar bahan purulen dikeluarkan, menyebabkan pembengkakan sinus pteroid dan sakit kepala neuropatik. Lendir sinus pterigoid mengandung sejumlah besar zat beracun, dan begitu masuk ke dalam tubuh, lendir tersebut menyebar ke seluruh bagian tubuh melalui peredaran darah, sehingga memperparah sakit kepala. 5. Disfungsi penglihatan: Neuritis optik yang disebabkan oleh peradangan bola mata dan saraf intrakranial menyebabkan sinusitis pterigoid, sehingga menyebabkan pasien mengalami kehilangan penglihatan. Dianjurkan agar pasien dengan sinusitis pterigoid pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan perawatan di bawah bimbingan dokter.