Tindakan Pencegahan Kolposkopi

Kolposkopi membutuhkan perhatian lebih, seperti menghindari menstruasi, melarang senggama, tidak menggunakan obat-obatan dan sebagainya.
Saat pasien sedang menstruasi, lubang serviks dalam keadaan terbuka, untuk menghindari infeksi ke atas atau darah menstruasi yang mempengaruhi hasil pemeriksaan akibat kolposkopi, maka kolposkopi tidak dapat dilakukan saat menstruasi, pada umumnya dianjurkan untuk melakukan kolposkopi dalam waktu 3-7 hari setelah menstruasi berakhir, yang dapat memperoleh hasil yang lebih akurat.
Senggama sebaiknya dilarang dua atau tiga hari sebelum pemeriksaan untuk menghindari cairan tubuh yang tertinggal di dalam vagina. Untuk pasien yang menderita penyakit ginekologi, penggunaan supositoria vagina juga sebaiknya dihindari tiga hari sebelum pemeriksaan untuk menghindari residu obat yang mempengaruhi hasil pemeriksaan.
Jika pasien menderita servisitis yang lebih serius, vaginitis dan peradangan ginekologi lainnya, tidak boleh diperiksa, sebaiknya obati peradangannya terlebih dahulu. Jika leher rahim ginekologi berhenti berkembang setelah menopause, pengobatan estrogen harus diberikan sebelum melakukan kolposkopi.
Selain itu, sebelum pemeriksaan, pasien harus berusaha menjaga pola makan yang ringan, memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar, dan jika ada gejala yang tidak nyaman setelah pemeriksaan kolposkopi, pasien harus segera berkonsultasi dengan dokter.