HDV adalah virus hepatitis D, virus RNA untai tunggal yang rusak dan beruntai kompleks yang harus bergantung pada virus hepatitis B dan virus DNA hepatofilik lainnya untuk menyediakan cangkangnya agar dapat bereplikasi.1 Ciri-ciri spesifik HDV adalah sebagai berikut: 1. HDV mudah dimutasi: HDV mudah dimutasi dan secara signifikan dapat menghambat sintesis HBV-DNA. HDV mudah bermutasi dan secara signifikan dapat menghambat sintesis HBV-DNA pada orang yang terinfeksi hepatitis D. 3. Rute penularan: HDV terutama ditularkan melalui transfusi darah dan produk darah, mirip dengan penularan hepatitis B. 4. Populasi yang terinfeksi: HDV sebagian besar terlihat pada orang yang terinfeksi virus hepatitis B, tetapi juga dapat terlihat pada orang dengan infeksi virus hepatitis akut yang bersifat sporadis. Ketika HDV dan virus hepatitis B tumpang tindih, maka dapat memperparah kerusakan hati dan menjadi predisposisi hepatitis aktif kronis, sirosis, dan hepatitis berat.