Penyebab anak-anak dengan cerebral palsy meliputi faktor risiko prenatal, perkembangan otak yang tidak normal, cedera otak perinatal, cedera otak yang berhubungan dengan kelahiran prematur, dan cedera otak pascakelahiran.
1. Faktor risiko prenatal: misalnya korioamnionitis, retardasi pertumbuhan dalam kandungan, paparan toksik.
2. Kelainan perkembangan otak: seperti kelainan metabolik atau kelainan bawaan perkembangan otak, malformasi perkembangan otak, dan sebagainya.
3. Cedera otak perinatal: seperti cedera lahir, stroke neonatal, ensefalopati iskemik-hipoksia, dan sebagainya.
4. Cedera otak yang berhubungan dengan kelahiran prematur: seperti perdarahan intraventrikular, pelunakan materi putih otak periventrikular, dan sebagainya.
5. Cedera otak pascakelahiran: seperti infeksi sistem saraf pusat, kernikterus, dll.
Para ibu disarankan untuk melakukan pemeriksaan pra-kehamilan yang baik dan mengikuti instruksi dokter untuk perawatan kehamilan dengan ketat untuk menghindari pembentukan anak dengan cerebral palsy. Untuk anak-anak dengan cerebral palsy, orang tua harus membawa mereka ke dokter tepat waktu untuk perawatan dan rehabilitasi untuk meminimalkan efek buruk dari penyakit ini.