T: Mengapa pasien dengan tuli mendadak memerlukan MRI kranial (peningkatan)? J: Tuli mendadak, juga dikenal sebagai tuli idiopatik atau tuli yang hebat, adalah timbulnya tinnitus dan gangguan pendengaran secara tiba-tiba dan seketika yang tidak diketahui asalnya, dengan tingkat gangguan pendengaran yang berbeda-beda. Ketulian juga dapat memburuk dengan cepat selama beberapa jam atau hari. Sebagian besar mempengaruhi satu telinga, dengan insiden yang tinggi pada orang dewasa berusia 40 hingga 60 tahun dan 1% pasien dengan kedua telinga. Menurut literatur asing, neuroma pendengaran lebih sering muncul sebagai tuli mendadak daripada yang diketahui secara umum. Beberapa ahli melaporkan bahwa sekitar 5-10% pasien dengan neuroma pendengaran datang dengan tuli mendadak. Pada beberapa kasus, pendengaran dapat membaik jika pasien dirawat karena tuli mendadak, sebuah temuan yang dapat dengan mudah diabaikan oleh dokter atau pasien dalam pengaturan klinis. Oleh karena itu, selain pemeriksaan otologis rutin, MRI kranial rutin (dengan penyempurnaan) sangat penting dilakukan pada pasien dengan tuli mendadak, untuk mencegah terjadinya kesalahan diagnosis dan keterlambatan pengobatan.