Apa cara terbaik untuk menghilangkan buang air besar non-peristaltik

Kurangnya gerakan peristaltik terutama disebabkan oleh disfungsi saluran cerna, atau dinamika saluran cerna yang disebabkan oleh penundaan saluran cerna yang tidak mencukupi dalam mengosongkan saluran cerna, sehingga menyebabkan dispepsia, perut kembung, dan gejala lainnya, yang dapat diatasi dengan menyesuaikan gaya hidup, mengubah kebiasaan makan, dan obat-obatan (seperti cisapride) secara umum.
1. Penyesuaian gaya hidup: latihan fisik, minum lebih banyak air, pijat perut, dan metode lain untuk meningkatkan gerakan peristaltik saluran pencernaan, sehingga mendorong keluarnya tinja. Hindari begadang dan jaga kondisi pikiran yang baik, yang dapat membantu memperbaiki gejala-gejala non-peristaltik saluran cerna.
2. Ubah kebiasaan makan: kehidupan sehari-hari harus makan makanan yang ringan dan mudah dicerna, seperti bubur millet, bubur ubi, dll., Melarang merokok dan alkohol, hindari makan berlebihan, hindari asupan makanan yang dingin, berminyak, pedas, dan merangsang lainnya, membantu memulihkan fungsi saluran pencernaan untuk meningkatkan gerak peristaltik saluran cerna.
3. Pengobatan: Jika gangguan flora usus yang disebabkan oleh non-peristaltik gastrointestinal, Anda dapat memberikan tablet lactobacillus, bifidobacteria, dll. Untuk menyesuaikan flora usus, tetapi juga dapat diberikan untuk meningkatkan peristaltik saluran cerna, seperti domperidone, mosapride, dll.
Jika gejala non-peristaltik saluran cerna tidak kunjung sembuh, atau disertai dengan gejala lain, Anda harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, untuk mengidentifikasi penyebabnya dan kemudian memberikan pengobatan yang tepat sasaran. Semua obat di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter, hindari pengobatan sendiri.