Kebutuhan akan pembedahan biasanya ditentukan oleh ukuran batu empedu dan gejala-gejala spesifik. Jika diameternya kecil dan tidak ada rasa tidak nyaman, maka pembedahan tidak diperlukan, sedangkan jika diameternya besar dan disertai gejala seperti perut kembung, maka pembedahan diperlukan. Jika diameter batu empedu kecil dan tidak ada gejala seperti rasa sakit, modifikasi gaya hidup seperti makan makanan yang teratur, mengurangi asupan makanan berlemak dan berkolesterol tinggi, dan berolahraga secukupnya dapat dilakukan untuk menghindari serangan batu yang akut. Namun, jika diameter batu empedu besar dan gejala seperti perut kembung, nyeri perut, mual, muntah dan demam berulang, perawatan bedah seperti kolesistektomi laparoskopi dianjurkan sesegera mungkin untuk menghindari pengaruh terhadap kualitas hidup. Disarankan agar pasien batu empedu mencoba mempertahankan diet yang ringan dan bergizi, menghindari makanan yang tinggi kolesterol, seperti jeroan hewan dan kuning telur, serta menghindari makanan yang terlalu berminyak, pedas, dan menyebabkan iritasi.