Bahaya pengangkatan lobus prefrontal harus ditangani berdasarkan kasus per kasus. Hal ini karena lobus prefrontal, sebagian merupakan area yang tidak berfungsi. Ini berarti bahwa meskipun ada neuron di area ini, tidak ada fungsi yang jelas, dan bahkan jika bagian jaringan ini diangkat, tidak menyebabkan bahaya yang sangat jelas. Kadang-kadang, ada kemungkinan bahwa beberapa proses pelepasan yang tidak normal dapat menyebabkan epilepsi, tetapi kemungkinan terjadinya hal ini relatif kecil. Namun, pada beberapa orang, terdapat kelainan pada lobus frontal yang dapat menjadi sangat serius jika bagian ini diangkat. Yang paling penting dari risiko ini adalah perubahan fungsi kognitif dan kepribadian. Sebagai contoh, seorang yang berkepribadian ekstrovert dapat mengembangkan kepribadian yang introvert dan cemberut setelah pengangkatan. Atau, seorang pasien yang tadinya memiliki tingkat kognisi yang tinggi, dapat mengalami kondisi seperti demensia setelah operasi. Beberapa orang mungkin juga memiliki kemungkinan epilepsi, sehingga peran lobus frontal berbeda untuk setiap pasien. Penting untuk menilai situasi berdasarkan kemampuannya sendiri dan tidak membuang bagian jaringan otak apa pun sampai benar-benar diperlukan.