Mengapa atlet memiliki detak jantung yang rendah

Selama pemeriksaan fisik, ditemukan bahwa detak jantung atlet lebih rendah dari biasanya, bahkan terkadang di bawah 60 detak per menit. Apa alasannya? Karena para atlet sering berolahraga dengan beban dan intensitas yang tinggi, membuat kontraksi otot jantung menjadi tidak normal. Selain itu, otot jantung menebal dan mengeluarkan lebih banyak darah per menit daripada orang normal, sehingga jumlah detak per menitnya lebih rendah, yang menghasilkan detak jantung yang rendah. Namun demikian, orang normal dengan denyut jantung rendah perlu diperiksa dan dirawat di rumah sakit untuk mengetahui penyebab denyut jantung yang rendah, seperti penyakit jantung koroner, penyakit katup jantung, dan tumor ganas. Perawatan aktif dapat diberikan melalui tes untuk mencapai kesehatan yang baik.