Efek Tumis Jahe dengan Nasi Ketan

Jahe yang ditumis dengan beras ketan efektif untuk menghangatkan bagian tengah dan mengusir dingin (mengusir dingin dengan obat yang menghangatkan limpa dan perut), menguatkan bagian tengah dan bermanfaat bagi energi vital. Jahe adalah rimpang jahe segar yang dibuang akar serabutnya, dicuci dan dibersihkan untuk digunakan sebagai obat. Jahe bersifat menyengat dan sedikit hangat, dan dapat masuk ke meridian limpa, paru-paru dan perut, berkhasiat untuk menyebarkan dingin dari permukaan tubuh, mengatasi dahak dan meredakan batuk, menghangatkan limpa dan perut serta menghentikan muntah (mengobati muntah yang disebabkan oleh perut yang dingin dengan cara menghangatkan limpa dan perut), dan secara klinis digunakan untuk mengobati dahak dingin dan batuk, muntah yang disebabkan oleh perut yang dingin, pilek dan flu, serta keracunan oleh ikan dan kepiting. Efek samping dari jahe tidak jelas. Secara umum, resep ini memiliki efek menghangatkan bagian tengah dan menghilangkan dingin, menguatkan bagian tengah dan bermanfaat bagi energi vital. Jahe tumis dengan beras ketan lebih cocok untuk pasien dengan defisiensi limpa dan perut (limpa dan perut lemah dan dingin). Namun, perlu diperhatikan bahwa dosis jahe harus tepat. Ketika terjadi ketidaknyamanan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter dan memilih obat di bawah bimbingan dokter, bukan pengobatan sendiri.