Pasien dengan kebocoran hidung cairan serebrospinal dapat mengalami keluarnya cairan jernih dan encer dari hidung, serta gejala-gejala seperti berkurangnya indera penciuman dan hilangnya penciuman.
Kebocoran hidung cairan serebrospinal adalah penyakit otak yang serius, terutama disebabkan oleh trauma, trauma pembedahan, tumor intrakranial, dll. Pasien dapat mengalami keluarnya cairan jernih dan berair yang terputus-putus atau terus menerus dari salah satu sisi hidung, dan pada beberapa kasus, dari kedua sisi hidung. Sebagian besar pasien dapat mengalami penurunan indra penciuman, kehilangan penciuman dan gangguan penglihatan.
Pasien harus menghindari membungkuk, membungkuk, bersin dan gerakan berat lainnya, dll., serta menjaga agar urin dan feses tidak terhalang. Perhatikan perubahan iklim dan tambahkan atau kurangi pakaian tepat waktu untuk menghindari masuk angin dan memperparah kondisi. Jangan membuang ingus terlalu keras dan perhatikan kebersihan hidung dan mulut untuk menghindari pertumbuhan bakteri lokal.
Ketika terjadi kebocoran cairan serebrospinal, dianjurkan untuk pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter, untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan yang jelas.