Jagung adalah makanan dengan indeks glikemik sedang yang meningkatkan gula darah. Makanan dengan indeks glikemik lebih besar dari 70 umumnya dianggap sebagai makanan indeks glikemik tinggi, makanan dengan indeks glikemik antara 55 dan 70 dianggap sebagai makanan indeks glikemik sedang, dan makanan dengan indeks glikemik kurang dari 55 dianggap sebagai makanan indeks glikemik rendah. Data penelitian menunjukkan bahwa jagung (manis, direbus) memiliki indeks glikemik 55 dan oleh karena itu termasuk dalam indeks glikemik sedang. Indeks Glikemik (GI), juga dikenal sebagai Indeks Glikemik, mengacu pada besarnya dan kecepatan makanan tertentu dalam meningkatkan glukosa darah dibandingkan dengan glukosa, dan merupakan indikator tingkat peningkatan glukosa darah yang disebabkan oleh makanan tersebut. Makanan dengan indeks glikemik tinggi memiliki tingkat penyerapan yang lebih tinggi setelah memasuki lambung dan usus dan diubah menjadi glukosa dengan kecepatan yang lebih cepat, yang dapat menyebabkan peningkatan glukosa darah dengan cepat. Jagung termasuk makanan indeks glikemik sedang, setelah makan besarnya glukosa darah, meskipun tidak tinggi, tetapi juga tidak rendah, sehingga pasien diabetes harus makan dalam jumlah sedang. Untuk pasien diabetes atau hiperglikemia, dianjurkan untuk melakukan diet yang wajar dan pengobatan standar di bawah bimbingan dokter.