Gejala tiroiditis Hashimoto meliputi kelemahan umum, pembesaran kelenjar tiroid dan fungsi tiroid yang tidak normal. Penyebab penyakit ini adalah faktor genetik, faktor lingkungan dan faktor autoimun. 1. Gejala: (1) Kelemahan umum: kelemahan umum adalah gejala yang paling umum, biasanya disertai dengan ketidaknyamanan faring, dan dapat disertai dengan ketidaknyamanan di daerah tiroid atau perasaan tertekan di leher. (2) Pembesaran kelenjar tiroid: kelenjar tiroid sebagian besar membesar secara difus bilateral dan sedang, hingga dua hingga empat kali lipat dari ukuran normal, biasanya simetris, atau membesar secara sepihak. (3) Fungsi tiroid yang tidak normal: beberapa pasien menunjukkan hipertiroidisme ringan atau hipotiroidisme. 2. Etiologi: (1) Faktor genetik: perwalian kekebalan yang rusak yang disebabkan oleh faktor genetik, menyebabkan kompleks antigen-antibodi atau antibodi bekerja pada sel tiroid, sehingga mengaktifkan antibodi dan sitotoksisitas yang diperantarai oleh komplemen, yang menyebabkan kerusakan kelenjar tiroid. (2) Faktor lingkungan: Asupan yodium yang tinggi merupakan faktor penting. Yodium yang tinggi menghambat organikisasi yodium, membentuk radikal bebas berlebih yang menghancurkan kelenjar tiroid. Kedua, merokok, stres, dan emosi dapat menjadi faktor pemicu. (3) Faktor autoimun: ketidakseimbangan antara imunitas humoral dan seluler dalam perjalanan penyakit, jika antibodi rangsang dominan, hipertiroidisme akan muncul. Jika antibodi penghambat yang dominan, hipotiroidisme akan muncul. Pasien dengan gejala-gejala di atas harus pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan diagnosis dan perawatan standar di bawah bimbingan dokter.