Rehabilitasi setelah artroplasti lutut harus didasarkan pada berbagai tahap rehabilitasi. Latihan mobilitas sendi dan latihan kekuatan otot adalah fokus utama.
1. Tahap awal (hari ke-1 ~ ke-7 setelah operasi): terutama fokus pada pengendalian rasa sakit dan pembengkakan serta pencegahan infeksi. Pada hari pertama, kendalikan pendarahan, olahraga ringan, gerakan sendi lutut aktif atau pasif, dan gerakan sendi pergelangan kaki aktif tanpa rasa sakit. Pada hari kedua, mulailah berdiri dengan alat bantu jalan, menahan beban sebagian, dan pasif atau dorong pengangkatan kaki lurus secara aktif untuk mempertahankan kandungan otot.
2. Jangka menengah (2-6 minggu setelah operasi): tujuan utamanya adalah meningkatkan mobilitas sendi, meningkatkan kekuatan otot untuk mengembalikan fungsi berdiri dan berjalan dengan menahan beban, serta memperkuat fungsi keseimbangan tungkai bawah. Latihan fleksi dan ekstensi lutut aktif perlu dilakukan untuk memulihkan mobilitas normal, dan latihan menahan beban secara progresif, latihan gaya berjalan dengan bantuan palang sejajar, dan latihan proprioseptif dengan bantuan pelatih keseimbangan dinamis.
3. Tahap akhir (minggu ke-7~12 setelah operasi): tujuan utamanya adalah untuk memperkuat fungsi otot, meningkatkan stabilitas lutut, fungsionalitas, dan kemampuan perawatan diri. Secara bertahap tingkatkan aktivitas berjalan dan latihan naik turun tangga, tingkatkan latihan mengangkat kaki lurus dalam posisi yang berbeda untuk meningkatkan kekuatan kelompok otot di sekitar sendi panggul, lakukan latihan rehabilitasi terus menerus, dan tinjau ulang secara teratur sampai diperoleh hasil yang memuaskan.
Rehabilitasi setelah operasi penggantian lutut harus dilakukan sedini mungkin di bawah bimbingan tenaga profesional untuk menghindari penundaan proses rehabilitasi dan mempengaruhi kualitas hidup setelah operasi.