Pengobatan utama untuk kegagalan ovulasi meliputi: pengobatan umum, obat perangsang ovulasi, pengobatan hormon, dan sebagainya.
1. Perawatan umum: wanita yang terlalu gemuk atau kurus, atau wanita dengan kebiasaan makan yang buruk akan mempengaruhi fungsi ovulasi ovarium. Bagian wanita ini perlu secara aktif memperbaiki gaya hidup dan pola makan, diet seimbang, kerja dan istirahat teratur, olahraga yang tepat, menjaga stabilitas emosi, menyesuaikan berat badan ke kisaran normal, untuk mengembalikan fungsi ovulasi normal ovarium.
2. Obat perangsang ovulasi: Untuk gangguan ovulasi yang disebabkan oleh disfungsi ovarium, obat perangsang ovulasi dapat digunakan untuk meningkatkan pertumbuhan folikel dan ovulasi, seperti: kapsul klomifen sitrat, letrozole, human chorionic gonadotropin, dan sebagainya. Kadar hormon dan kondisi ovarium harus diobservasi dengan cermat selama pengobatan untuk mencegah reaksi yang merugikan seperti sindrom hiperstimulasi ovarium.
3. Terapi hormon: Disfungsi ovarium, hipopituitarisme dan penyebab lain dari kurangnya kadar estrogen dan progesteron dalam tubuh juga akan mempengaruhi perkembangan folikel, dan mempengaruhi efek terapeutik obat perangsang ovulasi, Anda dapat menggunakan obat hormon untuk pengobatan, pembentukan siklus menstruasi yang teratur, untuk meningkatkan pertumbuhan folikel. Seperti: tablet drospirenone ethinyl estradiol, tablet deoxyprogesterone ethinyl estradiol dan sebagainya.
Obat-obatan di atas harus digunakan di bawah bimbingan dokter untuk menghindari reaksi yang merugikan.