Pertimbangan utama untuk jerawat yang lama dan berulang adalah terkait dengan faktor endokrin, keratinisasi kelenjar sebaceous yang tidak normal pada folikel rambut, dan faktor diet.
1. Kelainan endokrin: Peningkatan androgen akan menyebabkan kelenjar sebasea membesar dan sekresi kelenjar sebasea meningkat, yang mengakibatkan munculnya jerawat mulut tertutup. Jika androgen terus terlalu tinggi, mereka akan terus merangsang kelenjar sebaceous untuk mengeluarkan minyak, yang menyebabkan kambuhnya kondisi ini.
2. Keratinisasi abnormal pada kelenjar sebaceous folikel: Keratinisasi abnormal pada saluran kelenjar sebaceous folikel dapat menyebabkan penyempitan dan penyumbatan saluran, sehingga minyak tidak dapat keluar dengan lancar, yang menyebabkan munculnya jerawat mulut tertutup. Jika keratinisasinya membaik setelah perawatan, kondisinya akan pulih sampai batas tertentu. Jika keratosis tidak sepenuhnya sembuh, saluran dapat tersumbat lagi dan jerawat dapat muncul.
3. Faktor diet: Setelah mengonsumsi gula dan lemak, kelenjar sebasea dapat dirangsang untuk mengeluarkan minyak, yang dapat memicu timbulnya jerawat. Setelah perawatan, gejala dapat diperbaiki secara efektif, tetapi jika Anda tidak melakukan prognosis dengan baik dan mengonsumsi makanan di atas dalam jumlah besar lagi, hal ini dapat menyebabkan kondisi kambuh.
Dianjurkan untuk mencari perawatan medis untuk gejala-gejala di atas, dan mengikuti petunjuk dokter untuk perawatan standar.