Sebaiknya jangan minum teh saat kondisi lambung sedang tidak baik, karena teh mengandung polifenol teh, teofilin, kafein, dan banyak komponen lain yang dapat merusak mukosa lambung.
1. Teh mengandung banyak polifenol teh, yang dapat menghasilkan rangsangan yang kuat pada mukosa lambung, yang menyebabkan kejang dan kontraksi otot polos di lambung, yang pada gilirannya menyebabkan sakit perut.
2. Teh mengandung teofilin dan kafein, yang dapat merangsang sistem saraf, menyebabkan disfungsi pencernaan, mengakibatkan perut kembung, diare, muntah, mual, dan ketidaknyamanan lainnya.
3. Teh dapat merangsang mukosa lambung untuk mengeluarkan terlalu banyak asam lambung, yang pada gilirannya merusak mukosa lambung dan memperparah kondisi tersebut, terutama dengan adanya erosi lambung, penderita tukak lambung, harus memberikan perhatian khusus.
Oleh karena itu, disarankan agar orang dengan masalah pencernaan tidak minum teh, karena dapat memperburuk penyakit lambung.