Sebelum mempersiapkan diri untuk memiliki bayi, baik pria maupun wanita biasanya perlu melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan rutin, sistem reproduksi, dan pemeriksaan khusus. 1. Pemeriksaan rutin: Pemeriksaan ini meliputi tes darah rutin, tes urine, fungsi hati dan ginjal, fungsi kuku, elektrokardiogram, dan gula darah. 2. Pemeriksaan sistem reproduksi: untuk wanita, pemeriksaan ini meliputi USG adneksa uterus, pemeriksaan vagina ginekologi, pemeriksaan rutin keputihan, dan pemeriksaan lainnya. Pria perlu memeriksa apakah organ reproduksinya berkembang secara normal. 3. Tes khusus: wanita perlu melakukan tes eugenika seperti toksoplasmosis, virus rubella, dll. dan penyakit menular seperti hepatitis, sifilis, AIDS, dll. Pria perlu melakukan pemeriksaan air mani rutin untuk memeriksa apakah organ reproduksinya berkembang secara normal. Pria perlu menjalani pemeriksaan air mani rutin untuk mengetahui viabilitas sperma, dll. Jika memungkinkan, tes kromosom juga dapat dilakukan. Tes kromosom juga tersedia untuk kedua pasangan, yang bukan merupakan tes rutin. Jika Anda berencana untuk memiliki bayi, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan menyelesaikan pemeriksaan yang relevan di bawah bimbingan dokter, sehingga masalah dapat terdeteksi tepat waktu dan tindakan pengobatan yang tepat dapat dilakukan.