Laporan gastroenteroskopi tanpa rasa sakit terutama mencakup informasi pasien, kinerja gambar gastroenteroskopi, deskripsi teks gastroenteroskopi, hasil diagnostik, dan bagian lainnya. 1. Informasi pasien: laporan pemeriksaan akan memuat informasi pasien, termasuk usia, jenis kelamin, nama, dan sebagainya. 2. Gambar gastroenteroskopi: beberapa manifestasi abnormal akan ditampilkan dalam bentuk gambar dalam laporan selama pemeriksaan gastroenteroskopi, seperti gambar tumor, polip, ulkus, radang, dan bagian abnormal lainnya. 3. Deskripsi teks: deskripsi teks umumnya akan menggambarkan proses pemeriksaan dengan jelas, misalnya, secara umum akan menggambarkan kedalaman dan lokasi ruang lingkup, serta apakah ruang lingkupnya lancar, apakah ada kinerja yang tidak normal, dan informasi lainnya. Gastroenteroskopi jika ditemukan adanya oedema, kongesti, erosi, ulserasi, polip, area tumor yang jelas, selain itu juga dilakukan biopsi jaringan patologis, maka dalam rapor juga akan dijelaskan mengenai hasil biopsi tersebut. 4. Hasil diagnostik: Hasil diagnostik adalah kesimpulan akhir yang dibuat oleh dokter berdasarkan seluruh proses pemeriksaan endoskopi. Untuk menafsirkan laporan secara akurat, disarankan agar pasien membiarkan dokter menafsirkan laporan tersebut dan bertanya kepada dokter jika ada hal yang tidak dimengerti. Pasien harus menghindari menafsirkan laporan sendiri, agar tidak menafsirkannya secara berlebihan dan menyebabkan ketegangan atau kepanikan psikologis.