Fibrosis mulut belum tentu bersifat kanker dan merupakan lesi jinak. Namun, jika mukosa berkembang sampai batas tertentu dalam jangka waktu yang lama, maka berpotensi menjadi kanker. Fibrosis mulut terutama terkait dengan mengunyah sirih, terjadi pada wanita berusia di atas 40 tahun dan umumnya ditemukan di langit-langit mulut dan pipi. Ini terutama menunjukkan lesi putih, yang secara bertahap berkembang menjadi tali fibrosa di bawah mukosa. Secara mikroskopis, terdapat degenerasi fibrosa pada lamina propria dan submukosa mukosa, kelainan serat kolagen yang menunjukkan degenerasi vitreus, serta stenosis vaskular, dll. Pada saat yang sama, terdapat berbagai tingkat infiltrasi sel inflamasi. Disarankan untuk mengembangkan kebiasaan diet yang baik dan mencoba untuk tidak mengunyah sirih. Juga hindari rangsangan dari faktor-faktor yang merugikan untuk mencegah terjadinya penyakit.