Perawatan anti-inflamasi tercepat untuk amandel yang meradang

Radang amandel meliputi radang amandel akut dan radang amandel kronis, sesuai dengan berbagai jenis pilihan terapi yang berbeda, termasuk pengobatan umum, pengobatan dengan obat dan pengobatan bedah. Pengobatan penyakit ini perlu mengikuti pengobatan standar resep dokter, tidak bisa secara membabi buta mengejar metode tercepat.
1. Radang amandel akut: perlu melakukan diet cair dan minum lebih banyak air, memperkuat nutrisi dan melancarkan buang air besar. Bila sakit tenggorokan terasa kuat atau demam tinggi, obat antipiretik dan analgesik oral, seperti ibuprofen dapat diminum. Jika antibiotik diperlukan, penisilin harus menjadi pilihan pertama, dan rute pemberian (intravena atau intramuskular) harus diputuskan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit. Jenis obat yang digunakan dapat disesuaikan dengan kemanjurannya. Glukokortikoid dapat digunakan sebagaimana mestinya.
Larutan boraks majemuk, air vinpocetine atau larutan furacilin 1:5000 dapat digunakan untuk berkumur. Anak-anak dapat berkumur dengan air gula hangat. Obat kumur alkali memiliki efek melarutkan sekresi kental, dan obat kumur vinpocetine memiliki efek pereda nyeri pada faring. Tablet tenggorokan juga dapat dikonsumsi sebagai antiinflamasi dan analgesik untuk meredakan gejala, dan tablet tenggorokan yodium, tablet Dumifen, dan tablet Cidium iodida dapat digunakan.
2. Amandel kronis: pengobatan penyakit ini tidak boleh terbatas pada obat antibakteri, tetapi harus dikombinasikan dengan imunoterapi atau tindakan anti-alergi, termasuk penggunaan produk bakteri dengan desensitisasi (seperti desensitisasi dengan alergen streptokokus dan vaksin), dan berbagai obat peningkat kekebalan tubuh, seperti suntikan plasenta globulin, faktor transfer, dan sebagainya.
Tonsilektomi dapat dipertimbangkan sebagai pilihan ketika penyakit ini memiliki episode akut berulang atau beberapa komplikasi abses peritonsillar, dan ketika telah menjadi “titik fokus” untuk lesi pada organ lain, atau ketika berhubungan dengan lesi pada organ yang berdekatan.
Setelah timbulnya penyakit ini, Anda harus secara aktif mencari pertolongan medis dan mengikuti petunjuk dokter untuk penggunaan obat dan perawatan.