Dengan pesatnya perkembangan pengobatan perinatal, tingkat kelangsungan hidup bayi baru lahir yang berisiko tinggi telah meningkat secara signifikan, dan kejadian cedera otak juga meningkat. Cedera otak neonatal bukanlah penyakit yang tidak dapat disembuhkan, dan sebagian besar bayi memiliki prognosis yang baik jika terdeteksi dini dan diintervensi lebih awal. Berikut ini adalah tanda-tanda umum cedera otak pada bayi dari berbagai usia, dan kami berharap dapat menarik perhatian orang tua dari bayi-bayi ini. 1 . Masa bayi baru lahir: Kesulitan dalam menyusui, tangisan yang lemah atau terus-menerus, sedikit gerakan spontan, tonus otot yang rendah atau meningkat, kedua ibu jari mengepal ke dalam telapak tangan. Kejang neonatal, anak cenderung melompat dan berteriak atau mudah tersinggung, kejang-kejang. 2.1-3 bulan Kedua ibu jari tertutup ke dalam, tangan mengepal, tungkai atas tertutup ke dalam dan diputar secara internal; tidak memperhatikan orang, tidak menatap wajah dan mainan di depan mata; tidak responsif, tidak dapat tersenyum dan mengolok-olok, tidak dapat mengangkat kepala dan menegakkan kepala; batang tubuh terentang dengan kaku atau seluruh tubuh lunak, dengan postur tubuh yang tidak simetris. 3.4-5 bulan: Mata tidak fleksibel, tidak ada pengejaran visual; ekspresi kusam, tidak ada reaksi saat menggoda, tidak dapat tertawa; tidak dapat berguling, kepala terangkat kurang dari 90 ° dalam posisi tengkurap, kepala tegak dengan goyah; batang tubuh berangsur-angsur mengeras, dengan jagung ringan atau tungkai bawah disilangkan, duduk dengan kemiringan anterior penuh atau miring ke belakang; refleks mencengkeram ada, tidak ada kesadaran mencengkeram yang aktif. 4, 6-7 bulan Tidak ada postur koordinasi tangan, mulut dan mata (tidak dapat melihat – tangan menggenggam pintu masuk); tidak dapat duduk sendiri, tungkai bawah tidak ditopang, kaki runcing yang menopang berdiri; tangan menggenggam benda dan kemudian dengan cepat melepaskannya. 5, 8-10 bulan tidak bisa duduk tegak dan duduk sendiri dan bermain bebas, tidak bisa merangkak; tidak menggunakan satu tangan untuk menggenggam permainan, tidak bisa mencubit benda-benda kecil, membuka kancing, berpindah tangan untuk bermain; tidak bisa mengirim ayah, ibu, da da dan nada ganda lainnya. 6, 11-12 bulan tidak bisa merangkak, berdiri, tidak bisa melangkah; tidak dengan orang “selamat tinggal”; tidak bisa secara sadar memanggil orang tua.