Ada beberapa solusi untuk diare pada anak berusia 6 bulan: pertama, Anda perlu membawa anak Anda ke Departemen Gastroenterologi Rumah Sakit Anak untuk memeriksa darah dan feses secara rutin untuk melihat apakah sel darah putihnya meningkat atau ada infeksi virus; infeksi virus yang umum terjadi adalah rotavirus; antibiotik dapat digunakan jika sel darah putihnya meningkat, dan obat antivirus dapat digunakan dalam kasus infeksi virus. Kedua, jika anak kehilangan banyak cairan tubuh karena sering muntah dan diare, akses intravena harus dipasang sesegera mungkin untuk mengisi elektrolit dan energi. Ketiga, karena peradangan atau rangsangan virus dapat menyebabkan peningkatan gerak peristaltik usus, juga dapat menyebabkan kejang usus, bila perlu dapat diberikan obat antispasmodik untuk meredakan nyeri perut. Keempat, jika diare anak tidak kunjung berhenti, dianjurkan untuk memberikan montelukast untuk melancarkan pembentukan tinja, dan selalu perhatikan kondisi mental anak, agar tidak terjadi syok akibat kehilangan cairan yang berlebihan.