Mendengarkan musik untuk pengobatan tinitus yang mudah

  Prevalensi tinnitus secara bertahap meningkat dengan pengaruh polusi suara dalam kehidupan, populasi yang menua dan lingkungan hidup yang memburuk serta meningkatnya tekanan mental masyarakat. Prevalensi tinnitus secara keseluruhan pada orang yang berusia di atas 60 tahun dilaporkan 14,5% di Tiongkok, dan pasien tinnitus mencapai 7,5% dari klinik rawat jalan THT. Di negara dengan populasi besar seperti negara kita, ini adalah angka yang sangat mengkhawatirkan!

  Mekanisme tinitus tidak jelas, penyebabnya kompleks, pasien menderita, dan pengobatannya sulit!

  I. Definisi Tinnitus

  Tinnitus adalah sensasi subjektif suara di telinga atau tengkorak tanpa adanya stimulus akustik atau listrik yang sesuai di lingkungan sekitarnya. Hal ini sering dikaitkan dengan atau tanpa gangguan pendengaran, gangguan tidur, kesusahan, kemarahan, ketidakmampuan untuk berkonsentrasi, kecemasan, depresi dan reaksi psikologis yang merugikan lainnya.

  Ada dua poin penting dalam definisi ini: sensasi subjektif dari suara dan tidak adanya sumber suara yang objektif.

  Banyak dokter dan pasien yang bingung tentang definisi tinitus dan tidak menyadarinya. Beberapa tinnitus objektif, seperti tinnitus pulsatile vaskular, kejang otot intra-aurikular dan efusi timpani, tidak termasuk dalam definisi tinnitus. Penyakit tertentu yang berhubungan dengan tinitus juga tidak termasuk dalam kategori ini.

  Tinnitus sebagai kondisi terpisah, yaitu tinnitus primer: adalah kondisi yang tidak diketahui asalnya dengan tinnitus sebagai gejala yang menonjol. Hal ini sering disertai dengan berbagai tingkat insomnia, mudah tersinggung, kecemasan dan depresi, yang dapat berdampak negatif pada suasana hati, pekerjaan dan kehidupan.

  Tinnitus primer adalah diagnosis eksklusif dan hanya boleh didiagnosis jika tinnitus dan gejala terkait tidak dapat dijelaskan oleh kondisi lain.

  Mayoritas pasien tinnitus memiliki tinnitus primer yang tidak diketahui asalnya.

  II. Penjelasan tentang makna penyembuhan tinitus

  1. Konsep: Penyembuhan dan adaptasi.

  Sembuh: berarti penyebab tinitus sudah jelas atau tidak jelas dan tinitus hilang sepenuhnya setelah pengobatan.

  Adaptasi: Ini berarti bahwa terlepas dari apakah penyebab tinitus sudah jelas atau tidak, atau apakah penyebab utamanya sudah sembuh atau belum, tinitus masih ada, tetapi efek negatif dari tinitus, terutama pada suasana hati, tidur, pekerjaan, kualitas hidup dan kecemasan, telah benar-benar hilang.

  2. Pengobatan tinitus

  Pengobatan tidak secara langsung mengatasi penyebab tinitus, melainkan bertujuan untuk beradaptasi dengannya sebagai tujuan pertama.

  3. Pengobatan tinitus

  1. Konsultasi dan komunikasi tinitus

  Kami menganalisis, menjelaskan dan menafsirkan patogenesis pasien dan hasil pemeriksaan yang relevan. Pasien akan terbebas dari kekhawatiran dan ketakutan yang berlebihan terhadap tinitus, dan akan diubah dari persepsi negatif menjadi positif.

  2. Terapi suara

  Melalui konseling tinnitus, pasien pada dasarnya memahami konteks tinnitus-nya, tetapi terapi suara diperlukan untuk sepenuhnya menghilangkan gejala yang tidak diinginkan. Melalui terapi akustik, busur refleks terkondisi dari tinitus dapat dihilangkan secara bertahap. Tujuan hidup dan bekerja di lingkungan yang bersuara adalah untuk mengurangi rangsangan korteks serebral oleh tinitus. Tujuannya adalah untuk memutus lingkaran setan antara tinitus dan reaksi psikologis yang merugikan dengan melatih suara agar tidak lebih keras daripada suara tinitus.