Apa yang terjadi jika papilla anus yang membesar menjadi kanker?

Kanker hipertrofi papilla anus adalah pembesaran dan transformasi kanker pada papilla anus, yang pada akhirnya dapat berkembang menjadi kanker anus dan seterusnya.
Hipertrofi papila anal adalah perubahan inflamasi proliferatif lokal yang disebabkan oleh stimulasi inflamasi pada papila anal. Gambaran klinisnya terutama meliputi onset yang lambat, sensasi benda asing di saluran anus, sensasi seperti cacing, atau perasaan buang air besar yang tidak tuntas. Pada tahap akut, hipertrofi papila anus dipenuhi dengan darah, rasa sakit seperti terbakar dan menyengat, dan papila yang mengalami hipertrofi dengan ujung yang panjang dapat terlepas dari anus, yang mempengaruhi kehidupan normal pasien, belajar dan bekerja.
Perkembangan lebih lanjut dari hipertrofi papila anus dapat menjadi fibroma papila anus, dan ada risiko kanker. Transformasi menjadi kanker dapat membentuk karsinoma sel skuamosa atau adenokarsinoma, yaitu kanker anus.
Jika ada rasa tidak nyaman atau pembengkakan yang keluar dari anus, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk diagnosis dan pengobatan agar tidak menunda kondisi tersebut.