Apa yang terjadi ketika kelenjar hipofisis tidak memproduksi cukup

Kelenjar hipofisis adalah kelenjar sekresi yang penting dalam tubuh dan mengeluarkan tujuh hormon, termasuk tirotropin, hormon adrenokortikotropik, hormon perangsang folikel, hormon luteinizing, hormon pertumbuhan, prolaktin dan melanokortin, yang kesemuanya dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis. Sekresi hipofisis yang tidak memadai biasanya terjadi ketika terdapat fungsi kelenjar hipofisis yang tidak normal, yang mengakibatkan berbagai tingkat kekurangan dari ketujuh hormon di atas. Penyebab paling umum adalah nekrosis hipofisis pascapersalinan, yang dapat menyebabkan hipopituitarisme pada wanita, yang sebagian besar disebabkan oleh nekrosis kelenjar hipofisis saat terjadi perdarahan atau komplikasi lain selama persalinan. Selain itu, adenoma hipofisis, kraniofaringioma, dan pembedahan hipofisis semuanya dapat menyebabkan hipopituitarisme, yang mengakibatkan berbagai tingkat defisiensi ketujuh hormon tersebut, yang dapat bermanifestasi secara klinis sebagai defisiensi hormon hipofisis. Kekurangan hormon pertumbuhan dapat menyebabkan kekerdilan pada anak-anak; kekurangan gonadotropin dapat menyebabkan defisiensi gonadotropin, yang mengakibatkan berbagai disfungsi seksual; dan kekurangan tirotropin dapat menyebabkan hipotiroidisme sekunder. Selain itu, defisiensi hormon adrenokortikotropik dapat menyebabkan kelemahan, kelelahan, mual, muntah, dan hipotensi postural, dengan berbagai tingkat hipersekresi glukokortikoid dan kortikosteroid garam.