Metode keperawatan setelah operasi anestesi subdural termasuk mengamati tabung drainase, memperhatikan perubahan postur tubuh pasien pasca operasi, dan asuhan keperawatan lainnya.
1. Amati tabung drainase: tabung drainase akan ditinggalkan dalam operasi anestesi epidural, dan perlu dilakukan dengan baik untuk melindungi tabung drainase setelah operasi, untuk menghindari fenomena tabung drainase yang keluar, terlipat, dan sebagainya.
2. Perhatikan perubahan postur tubuh pasien pasca operasi: setelah anestesi epidural, pasien harus berbaring telentang selama 4-6 jam, dan jika terjadi mual, muntah dan gejala tidak nyaman lainnya, mereka perlu memberi tahu tenaga medis tepat waktu. Kepala pasien harus diputar ke satu sisi untuk menghindari aspirasi atau penyumbatan jalan napas, yang dapat menyebabkan sesak napas. Balikkan badan setiap dua jam setelah operasi dan pijatlah anggota tubuh yang dikompresi dengan tepat.
3. Perawatan lainnya: pasien juga perlu melakukan inhalasi oksigen aliran rendah setelah operasi, karena gerakan peristaltik saluran cerna pasca operasi belum pulih sepenuhnya, sehingga perlu puasa yang sesuai. Perhatikan apakah ada cairan yang keluar dan fenomena lain di area pembalutan.
Jika ada kelainan setelah operasi anestesi epidural, perlu diperhatikan untuk memberi tahu staf medis tepat waktu dan menanganinya di bawah bimbingan dokter.