Usia berapa usia pemberontakan hingga usia berapa

Masa pemberontakan seorang anak adalah masa remaja, yaitu usia 12-16 tahun. Anak remaja berada dalam kondisi semi-independen, semi-tergantung, dan semi-dewasa, yang terutama dimanifestasikan dengan menentang orang dewasa, tidak setuju dengan perkataan guru dan orang tua, melawan, melarikan diri dari rumah dalam kasus pemberontakan yang serius, mengumpat, memukul, dan bahkan melukai diri sendiri. Pada usia 2-3 tahun, anak-anak sering mengatakan tidak, seperti tidak makan, tidak tidur, tidak melakukan, dll., yang juga merupakan semacam pemberontakan. Selain itu, beberapa anak menunjukkan tanda-tanda pemberontakan pada usia 5-7 tahun, seperti tidak bangun dari tempat tidur, tidak mau makan, pilih-pilih makanan, serta bertingkah melawan orang tua, menangis dan berguling-guling di lantai. Anak-anak memberontak terutama pada masa remaja, dengan beberapa anak berusia 2-3 tahun dan anak-anak prasekolah berusia 5-7 tahun.