Air liur saat tidur terutama terkait dengan postur tidur yang tidak tepat, maloklusi, dan cedera saraf wajah. Karena situasi masing-masing orang berbeda, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut untuk mengklarifikasi penyebab penyakit, dan kemudian mengobati penyebabnya. 1. Posisi tidur yang tidak tepat: Akibat tidur menyamping dalam waktu yang lama, terjadi penumpukan sekresi yang berlebihan di dalam mulut dan air liur. 2. Maloklusi: Ketika gigi atas dan bawah tidak berada pada bidang oklusal yang sama, atau ketika mereka terlalu menonjol, bibir atas dan bibir bawah tidak dapat disatukan, yang menyebabkan gejala air liur yang tidak nyaman. Dianjurkan untuk menjalani perawatan ortodontik di rumah sakit biasa. 3. Saraf wajah: Beberapa penyakit otak (seperti pendarahan otak, tumor, dll.) menyebabkan neuritis atau kompresi saraf, yang menyebabkan air liur keluar saat tidur, kelumpuhan wajah, dan gejala tidak nyaman lainnya.