Sakit kepala hipertensi ditandai dengan sakit kepala yang sebagian besar berada di daerah frontal atau di seluruh kepala dan biasanya berdenyut. Pada kasus yang parah, dapat disertai dengan penglihatan kabur, pusing, penglihatan berputar, mual, dan gerakan anggota tubuh yang tidak terkoordinasi. Dianjurkan agar pasien pergi ke rumah sakit tepat waktu, secara aktif mengobati penyakit primer dan meredakan gejalanya. Sakit kepala hipertensi biasanya terjadi ketika tekanan darah berfluktuasi dan naik. Sakit kepala sebagian besar terjadi di daerah frontal atau seluruh kepala, dan sebagian besar berupa rasa sakit yang berdenyut-denyut. Ketika pasien batuk, bersin, mengayunkan kepala, membungkuk dan tindakan lainnya, maka akan membuat gejala sakit kepala semakin parah. Pada kasus yang parah, dapat disertai dengan penglihatan kabur, pusing, rotasi visual, mual, dan gerakan anggota tubuh yang tidak terkoordinasi. Disarankan agar pasien perlu secara aktif mengendalikan penyakit primer, jika sakit kepala parah pasien dapat mengonsumsi aspirin oral, ibuprofen dan obat lain di bawah bimbingan dokter untuk meredakannya. Pada saat yang sama, kita harus secara aktif mengikuti petunjuk dokter untuk menggunakan obat antihipertensi untuk menjaga tekanan darah tetap stabil. Jika Anda merasa tidak enak badan, Anda harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mencegah pendarahan otak.