Benjolan keras pada daun telinga dapat disebabkan oleh adenoma sebasea, kista sebasea, jaringan parut, dan sebagainya.
1. Adenoma sebasea: etiologi adenoma sebasea tidak jelas, dan dianggap disebabkan oleh faktor keturunan, sinar ultraviolet, atau paparan sinar matahari. Pasien akan muncul di area lesi berupa nodul tanpa rasa sakit berwarna kuning atau merah muda, papula. Jika pasien memiliki adenoma sebasea di bagian bawah telinga, maka akan terlihat sebagai kantong keras lokal.
2. Kista sebasea: Kista sebasea dianggap sebagai kista yang terbentuk ketika kelenjar sebasea pada folikel rambut tersumbat dan korteks menumpuk. Jika kista sebasea ditemukan di bagian bawah telinga, maka akan terdapat kista yang berbentuk bulat dan memiliki kekerasan sedang, sehingga akan timbul gejala lokal berupa kantung yang keras.
3. Jaringan parut: Jaringan parut dapat disebabkan oleh trauma, penyakit kulit, dan sebagainya. Permukaan kulit pasien akan tampak bengkak tidak teratur, gatal, nyeri dan ketidaknyamanan lainnya. Jika area daun telinga pasien mengalami hiperplasia keloid, akan muncul gejala lokal berupa kantung yang keras.
Disarankan agar pasien yang memiliki kantung keras di daun telinga perlu mencari perawatan medis tepat waktu, dan dokter akan mengambil metode pengobatan yang tepat sesuai dengan penyebab penyakit.