Wanita hamil dapat makan keong, tetapi harus memperhatikan cara memasaknya yang matang, bukan mentah, dan pada saat yang sama tidak makan terlalu banyak.
Keong kaya akan protein dan asam lemak tak jenuh, dan asupan keong dalam jumlah sedang selama kehamilan dapat membantu menambah nutrisi dan membantu pertumbuhan dan perkembangan janin.
Namun, penting untuk dicatat bahwa keong mungkin mengandung beberapa parasit, sehingga tidak disarankan untuk makan terlalu banyak, dan keong harus dibersihkan dan dimasak secara menyeluruh sebelum dikonsumsi untuk menghindari infeksi parasit atau keracunan makanan.
Selain itu, disarankan agar wanita hamil memiliki asupan makanan bergizi lainnya yang seimbang selama kehamilan, terutama sayuran dan buah-buahan segar, serta beberapa makanan kaya protein, dan jika ada kelainan selama kehamilan, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu untuk mengobati gejalanya.