Gejala utama kegagalan setelah perbaikan gendang telinga adalah sebagai berikut: 1. Pasien tidak merasa pendengarannya membaik. 2. Pasien mungkin mengalami tinitus di telinga karena adanya gendang telinga yang berlubang. 3. Pasien mungkin mengalami kebocoran udara di telinga jika mencubit hidung dan menghembuskan napas, yang juga merupakan pertanda bahwa gendang telinga belum diperbaiki. Jika terdapat infeksi pada ruang timpani, pasien mungkin mengalami tanda klinis seperti nanah yang mengalir dari telinga. Tentu saja, air akan mengalir dalam waktu 1 atau 2 bulan setelah perbaikan membran timpani, karena telinga belum sepenuhnya kering setelah operasi, dan adanya air di telinga saat ini bukan berarti membran timpani gagal. Jika pasien merasa bahwa perbaikan membran timpani telah gagal, sebaiknya kunjungi dokter bedah untuk pemeriksaan lanjutan, seperti timpanogram elektronik, untuk memastikan diagnosis.