Penyebab mulut pahit termasuk kekeringan lingkungan, sindrom kering, diabetes, refluks esofagitis, dll. Perawatannya termasuk menggunakan metotreksat, metformin dan obat-obatan lain untuk penyebabnya.
1. Kekeringan lingkungan: paparan suhu tinggi dalam waktu lama di lingkungan kering, sirkulasi udara yang buruk, penguapan air melalui keringat, selain itu minum terlalu sedikit air dan makanan yang terlalu asin serta faktor lainnya dapat menyebabkan dehidrasi dan rasa pahit di dalam tubuh. Situasi ini dapat diatasi dengan memperbanyak minum air putih, menghindari makan makanan yang asin, ventilasi lingkungan tempat tinggal dan tindakan lainnya.
2. Sindrom kering: kelenjar ludah diserang oleh autoimun dan menyebabkan berkurangnya sintesis cairan tubuh, sehingga mulut terasa pahit. Hidroksiklorokuin, metotreksat, siklofosfamid, dan siklosporin dapat digunakan untuk menghambat reaksi kekebalan tubuh, dan obat-obatan seperti Hirsutin dapat digunakan untuk merangsang sekresi kelenjar ludah.
3. Diabetes melitus: diuresis osmotik ginjal menyebabkan sintesis dan pengeluaran urin yang berlebihan, tubuh kekurangan air dan mulut terasa pahit. Hal ini dapat diobati dengan olahraga ringan, diet diabetes, minum obat hipoglikemik seperti metformin, glimepiride, saxagliptin atau injeksi insulin subkutan.
4. Refluks esofagitis: disfungsi sfingter penghalang pada kerongkongan menyebabkan refluks asam lambung ke dalam mulut, sehingga rasanya pahit. Anda dapat mengonsumsi eplazol, ranitidin, domperidone, aluminium magnesium karbonat, dan obat lain untuk pengobatan.
Perhatikan penggunaan obat di bawah bimbingan dokter.