Orang dewasa biasanya mengalami diare lebih dari 3 kali sehari, sedangkan bayi biasanya mengalami diare sekitar 5-10 kali sehari. Namun, biasanya perlu mempertimbangkan situasi spesifik dan tidak dapat digeneralisasi. Orang dewasa normal biasanya buang air besar tidak lebih dari 3 kali sehari, tetapi jika lebih dari 3 kali sehari, maka jumlah buang air besar telah meningkat, dan biasanya dianggap sebagai diare. Namun, penting juga untuk mempertimbangkan penampilan dan sifat tinja. Diare biasanya dianggap sebagai diare jika tinja tidak berbentuk, pucat, encer, atau berair. Bayi biasanya disusui dan ASI biasanya dicerna dengan cepat, sehingga normal bagi bayi untuk buang air besar 1 hingga 4 kali sehari. Diare dapat dianggap sebagai diare jika bayi buang air besar 5-10 kali sehari. Selain jumlah tinja, sifat dan warna tinja juga harus dipertimbangkan. Jika tinja encer atau berlendir, nanah dan darah, dan warnanya kekuningan, kuning tua, coklat atau hijau tua, maka diare biasanya dianggap sebagai diare. Jika terjadi diare, disarankan untuk pergi ke rumah sakit biasa tepat waktu untuk pemeriksaan, untuk mengklarifikasi penyebab spesifik, dan secara aktif bekerja sama dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat.