Ada dua cara untuk menentukan apakah seorang anak terinfeksi H. pylori: manifestasi klinis dan tes H. pylori, seperti tes napas karbon 13.
1. Manifestasi klinis: Jika seorang anak terinfeksi Helicobacter pylori, biasanya terjadi gastritis, tukak lambung atau tukak duodenum, dll. Gejala utama termasuk kembung, sakit perut, dll., disertai dengan refluks asam dan sendawa (bersendawa), dan gangguan pencernaan juga dapat terjadi.
2. Tes Helicobacter pylori: Jika Anda mencurigai bahwa anak Anda terinfeksi Helicobacter pylori dan memiliki gejala, Anda dapat pergi ke rumah sakit untuk melakukan tes Helicobacter pylori, seperti tes nafas Carbon 13, yang merupakan isotop stabil yang tidak akan menyebabkan kerusakan pada tubuh anak Anda.
Melalui dua metode di atas, Anda dapat menentukan apakah anak Anda terinfeksi H. pylori. Setelah anak mengalami gejala seperti ketidaknyamanan pencernaan, disarankan untuk membawa anak ke rumah sakit biasa sesegera mungkin untuk konsultasi dan pemeriksaan, sehingga dapat mendiagnosis penyakit dengan jelas dan mengobatinya tepat waktu.