Apa yang salah dengan tangan dan kaki pecah-pecah kering setelah kemoterapi?

Tangan dan kaki yang kering dan pecah-pecah setelah kemoterapi mungkin disebabkan oleh sindrom tangan-kaki yang disebabkan oleh beberapa obat kemoterapi.
Tangan dan kaki yang kering dan pecah-pecah setelah kemoterapi dianggap sebagai sindrom tangan-kaki, suatu jenis toksisitas kulit yang disebabkan oleh obat kemoterapi, seperti capecitabine, doksorubisin, dan obat kemoterapi lainnya. Sindrom tangan-kaki dapat menyebabkan gejala seperti pengelupasan dan pecah-pecah kering pada tangan dan kaki, serta kemungkinan kerontokan kuku dan kerusakan kulit.
Penanganan sindrom tangan dan kaki perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan kondisinya. Krim topikal, seperti prednison dan deksametason, biasanya perlu diberikan untuk meringankan rasa tidak nyaman. Obat-obatan seperti vitamin B6 dan vitamin E juga perlu diberikan, yang dapat bersifat preventif maupun terapeutik.
Pada kasus sindrom tangan-kaki yang ringan, kemoterapi biasanya tidak terpengaruh dan tidak perlu terlalu khawatir.