TUJUAN: Untuk mengeksplorasi penerapan teknik mengurangi perdarahan dan mengupayakan agar tidak ada transfusi darah pada artroplasti lutut total. METODE: Melalui studi retrospektif, 100 pasien yang menjalani penggantian lutut total awal dari Agustus 2007 hingga Mei 2009 dipilih dan dibagi menjadi kelompok kontrol, kelompok dosis kecil, dan kelompok dosis tinggi berdasarkan apakah balon hemostatik polisakarida mikropori digunakan secara intraoperatif atau tidak dan dosisnya. Waktu pembedahan, kehilangan darah pembedahan, volume transfusi darah, laju transfusi darah dan jumlah komplikasi emboli pasca operasi yang terjadi digunakan sebagai indeks evaluasi untuk perbandingan. HASIL: Tidak ada transfusi darah yang diperlukan pada 98/100 pasien pada kelompok dosis tinggi, dan hanya 2 pasien dengan penggantian bilateral yang memerlukan transfusi darah, dan jumlah transfusi darahnya sedikit. Terdapat perbedaan yang signifikan dengan kelompok lain. Tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam waktu operasi masing-masing kelompok, tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam perdarahan intraoperatif, dan kehilangan darah yang terlihat pasca operasi dan total kehilangan darah kelompok uji lebih kecil daripada kelompok kontrol, dan tingkat transfusi lebih kecil daripada kelompok kontrol. Tidak ada komplikasi emboli yang ditemukan pada salah satu dari mereka. KESIMPULAN: Penggunaan balon hemostatik polisakarida mikropori dosis tinggi, dikombinasikan dengan penggunaan tourniquet, secara efektif dapat mengurangi total kehilangan darah pada artroplasti lutut total, mengurangi laju transfusi, dan tidak meningkatkan terjadinya komplikasi. Penggunaan hipotensi terkontrol intraoperatif, teknik non-penanganan patela, dan teknik pengupasan kecil ligamentum kolateral medial yang dikombinasikan dengan teknik pendekatan intramuskular femoralis medial, sehingga mengurangi kerusakan jaringan lunak selama pembedahan dan memperpendek waktu pembedahan, semuanya membantu mengurangi kehilangan darah pembedahan dan mencapai tujuan untuk mengurangi atau bahkan tidak ada transfusi darah. Hal ini memiliki signifikansi klinis yang signifikan untuk menghemat sumber daya darah yang berharga dan mengurangi komplikasi, dan layak untuk dipromosikan secara klinis.