Jerawat secara medis dikenal sebagai jerawat. Jerawat merah pada tubuh terasa sakit saat disentuh, menunjukkan bahwa reaksi peradangan lokal lebih jelas. Pasien disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan memilih metode pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter, termasuk pengobatan umum, pengobatan topikal, pengobatan oral, terapi fisik, dan sebagainya.
1. Perawatan umum: Pasien dengan jerawat harus memperhatikan perawatan kulit dan kebersihan dalam kehidupan sehari-hari dan menghindari memencet jerawat dengan tangan. Pada saat yang sama, pasien harus mengembangkan kebiasaan makan yang sehat, dengan fokus pada diet ringan, dan mengurangi makanan pedas, berminyak, dan tinggi gula. Dan perhatikan pekerjaan dan istirahat yang teratur untuk memastikan kualitas tidur yang baik, yang juga kondusif untuk pemulihan jerawat.
2. Pengobatan topikal: Adapalene gel, tazarotene, benzoil peroksida, krim asam fusidat, salep eritromisin, krim asam salisilat, dan sebagainya umumnya digunakan. Pasien harus memilih pengobatan yang tepat dan efektif di bawah bimbingan dokter untuk mendorong peradangan mereda dan meringankan gejala nyeri.
3. Obat oral: Untuk pasien dengan jerawat sedang atau parah, obat oral seperti minocycline dan isotretinoin dapat dikonsumsi sesuai resep dokter. Glukokortikosteroid seperti prednison juga dapat digunakan dalam jumlah sedang untuk acne vulgaris dan acne vulgaris, tetapi penggunaan dosis tinggi dalam jangka panjang harus dihindari untuk menghindari reaksi yang merugikan.
4. Terapi fisik: termasuk terapi fotodinamik, penyinaran cahaya merah dan biru, dll., yang juga memiliki efek terapeutik tertentu untuk menghilangkan rasa sakit.
Jerawat merah menyakitkan untuk disentuh, pasien harus pergi ke rumah sakit biasa, dokter untuk mengembangkan rencana perawatan yang efektif, jangan mengobati sendiri secara membabi buta, untuk menghindari konsekuensi yang merugikan.