Perawatan yang menyebabkan diameter biparietal janin dan panjang tulang paha tidak tumbuh selama dua minggu antara lain: observasi ketat, meningkatkan nutrisi ibu, asupan oksigen, memasukkan larutan nutrisi untuk meningkatkan pertumbuhan janin, dan terminasi kehamilan.
1. Pengamatan ketat: karena kesalahan pengukuran dapat meninjau ulang USG, jika kondisi janin lainnya normal, seperti: jantung janin, gerakan janin normal, diameter biparietal janin, panjang tulang paha sesuai dengan minggu kehamilan, plasenta berfungsi dengan baik, dapat diobservasi dengan ketat, dan pemeriksaan kehamilan secara teratur.
2. Meningkatkan nutrisi ibu: Asupan nutrisi ibu hamil yang tidak mencukupi akan menyebabkan kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, sehingga janin tidak berkembang secara fungsional dan muncul dalam situasi di atas. Penting untuk meningkatkan nutrisi ibu hamil, menjaga pola makan seimbang, asupan makanan berprotein berkualitas tinggi yang tepat, untuk memberikan nutrisi yang cukup bagi pertumbuhan dan perkembangan janin.
3. Menghirup oksigen dan infus nutrisi: faktor-faktor seperti fungsi plasenta yang buruk dan sindrom hipertensi gestasional akan menyebabkan hipoksia pada janin dan kurangnya suplai nutrisi yang cukup, mengakibatkan perkembangan fisik yang lambat. Pengobatan penyakit utama, inhalasi oksigen, dan infus glukosa, asam amino, susu lemak, protein, dan cairan nutrisi lainnya untuk wanita hamil dapat digunakan untuk mengisi kembali janin dengan oksigen dan nutrisi yang cukup serta untuk meningkatkan perkembangan janin.
4. Pengakhiran kehamilan: Jika janin cukup bulan, atau termasuk dalam kehamilan yang sudah lewat waktu, faktor-faktor seperti pengapuran plasenta yang serius akan mempengaruhi perkembangan janin. Kehamilan dapat diakhiri pada waktu yang tepat untuk membebaskan janin dari kekurangan oksigen dan suplai nutrisi dalam kandungan.
Dalam kasus-kasus di atas, tindakan perawatan yang wajar harus dilakukan di bawah bimbingan dokter untuk memastikan perkembangan janin yang sehat.