Jahe dan jahe kering berbeda dalam hal rasa, meridian, khasiat, dan pengobatan. Keduanya berasal dari sumber yang sama, yaitu sejenis tanaman, hanya karena metode penggunaan dan racikan yang berbeda yang menyebabkan perbedaan dalam pengobatan klinisnya. 1. Dari segi meridian, jahe masuk ke meridian paru-paru, limpa dan lambung, sedangkan jahe kering masuk ke meridian limpa, lambung, ginjal, jantung dan paru-paru. 2. Dari segi khasiat, jahe digunakan untuk meredakan dingin (menghilangkan dingin dari permukaan tubuh), menghangatkan bagian tengah tubuh, menurunkan pemberontakan dan menghentikan muntah (menghentikan aliran qi lambung ke atas, menghentikan muntah), dan mengatasi dahak dan meredakan batuk. Jahe kering lebih bersifat menghangatkan, dapat menghangatkan bagian tengah dan mengusir dingin (mengusir dingin dengan menghangatkan limpa dan perut), memulihkan Yang untuk menyelamatkan tubuh (menyelamatkan pingsan dan pingsan dengan menghangatkan Qi Yang), membuka pembuluh darah (membuka blokir meridian), dan menghangatkan paru-paru dan menghilangkan dahak (menghangatkan paru-paru untuk menghilangkan dahak dan minum). 3. Secara terapeutik, jahe hanya mengobati kedinginan (takut dingin) dan muntah, dan aksinya sebagian pada bagian atas organ dada, seperti jantung dan paru-paru; sedangkan aksi jahe kering sebagian pada bagian tengah dan bawah tubuh, termasuk limpa, perut dan ginjal, dll. Dapat mengobati anggota tubuh yang dingin dan denyut nadi lemah. Dapat mengobati anggota badan yang dingin, denyut nadi lemah (denyut nadi lemah), nyeri dingin di perut dan perut (nyeri dingin di perut dan perut). Catatan: Jahe dan Jahe Kering adalah obat-obatan Cina dan harus digunakan oleh praktisi pengobatan Cina profesional.