Penyakit yang berbeda yang menyebabkan kelainan hormon 6 akan memiliki gejala yang berbeda, dan gejala yang umum terjadi adalah amenorea, menstruasi yang berlebihan, dan infertilitas. Tes hormon 6 meliputi hormon perangsang folikel, progesteron, testosteron, estradiol, prolaktin, hormon luteinising, dan hasil tes hormon 6 berbeda untuk setiap penyakit tertentu. Sebagai contoh, pasien dengan sindrom ovarium polikistik (PCOS) mungkin memiliki rasio hormon luteinisasi/hormon perangsang folikel (LH/FSP) yang tinggi (>2) dan sering kali mengalami peningkatan hormon testosteron, dengan gejala utama berupa gangguan haid, hirsutisme, jerawat, dan ketidaksuburan. Dokter akan menentukan jenis penyakit berdasarkan hasil tes Sex Hormone Six bersamaan dengan gejala pasien dan tes lainnya untuk memandu pengobatan.