Cairan nyamuk mungkin mengandung sejumlah zat kimia, jadi wanita hamil usahakan untuk tidak menggunakan cairan nyamuk. Cairan nyamuk mengandung sejumlah insektisida dan zat kimia lainnya, yang dilepaskan di lingkungan hidup dan secara efektif dapat membunuh nyamuk di lingkungan. Ketika wanita hamil menggunakan cairan nyamuk, mereka dapat menghirup zat kimia di lingkungan, yang dapat masuk ke tubuh bayi melalui sirkulasi darah plasenta, dan menyebabkan efek tertentu pada kesehatan bayi, sehingga wanita hamil berusaha untuk tidak menggunakan cairan nyamuk. Lingkungan tempat tinggal ibu hamil harus dijaga agar tetap segar dan berventilasi baik untuk menghindari zat kimia dan zat radioaktif yang berlebihan di lingkungan, agar tidak mempengaruhi pertumbuhan bayi yang sehat. Wanita hamil disarankan untuk melakukan penyesuaian dalam hidupnya di bawah bimbingan dokter kandungan.