Gatal adalah gejala penyakit kulit yang paling umum dan pruritus adalah salah satu kondisi kulit klinis yang paling umum; jadi apakah semua penyakit dengan pruritus gatal? Tentu saja tidak. Pruritus adalah kondisi kulit di mana tidak ada lesi primer pada kulit, hanya rasa gatal, dan menggaruk dapat memicu kerusakan. Hal ini bisa dibagi menjadi dua jenis: umum dan terbatas. Pruritus terbatas terbatas pada satu area (misalnya, anus, skrotum, genitalia wanita, kepala, dll.); pruritus umum tersebar luas di seluruh tubuh. Apa penyebab pruritus? Penyebab pruritus terbatas seringkali berhubungan dengan pakaian dalam yang ketat, kelembaban pada vulva dan iritasi lokal, sementara pruritus umum mungkin berhubungan dengan musim, rangsangan panas dan dingin, iritasi fisik dan kimiawi, kehamilan, sinar matahari, dan kondisi medis tertentu (misalnya diabetes, gagal ginjal, penyakit tiroid, keganasan visceral, limfoma, anemia). Pruritus lebih umum terjadi pada orang tua, jadi mengapa lebih mungkin terjadi pada orang tua? Mengapa pruritus lebih mungkin terjadi pada orang tua? Hal ini tidak boleh diremehkan? 1, lansia telah mengurangi fungsi fisiologis kulit, kulit kering, dan sensitif terhadap rangsangan perubahan panas dan dingin di lingkungan sekitarnya; 2, kebiasaan hidup beberapa lansia suka mandi air panas, mandi gosok, dll., sehingga kulit kehilangan kelembapan sebum; 3, lansia rentan terhadap diabetes, gagal ginjal, penyakit tiroid, keganasan visceral, limfoma, anemia dan penyakit medis lainnya. Inilah sebabnya mengapa pruritus senileis, terutama pada pasien yang keras kepala, perlu dicari penyebabnya secara aktif.