Gejala hemoptisis pada pasien dengan tuberkulosis kavitas dianggap disebabkan oleh peningkatan permeabilitas kapiler, kerusakan kapiler atau aneurisma yang pecah. 1. Peningkatan permeabilitas kapiler: Tuberkulosis kavitas terutama disebabkan oleh infeksi Mycobacterium tuberculosis, yang menyebabkan peradangan tuberkulosis. Peradangan tuberkulosis akan menyebabkan peningkatan permeabilitas kapiler paru pada tingkat tertentu, yang akan menyebabkan hemoptisis dan dahak berdarah. 2. Kerusakan kapiler: lesi yang disebabkan oleh tuberkulosis kavitas akan merusak pembuluh darah kecil di paru-paru pasien, yang akan menyebabkan peningkatan jumlah perdarahan di paru-paru saat pasien batuk, sehingga terjadi hemoptisis. 3. Pecahnya aneurisma: jika aneurisma dinding rongga pecah pada pasien tuberkulosis kavernosa, perdarahan juga akan terjadi, yang menyebabkan hemoptisis. Gejala hemoptisis pada pasien tuberkulosis kavernosa adalah fenomena normal yang disebabkan oleh penyakit ini, dan disarankan agar pasien berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan melakukan tindakan pengobatan sesuai dengan instruksi dokter.